Anak-anak, kalau pertanyaannya begini, jawabannya a kalau pertanyaan begitu, jawabannya b kalau begini begitu, jawab saja c itulah rumusnya supaya kamu lulus ujian.
Maaf Pak, kalau pertanyaannya tidak begini dan tidak begitu?
Gampang saja, jawabannya d.
Maaf lagi Pak, kalau pertanyaannya begini dan tidak begitu?
Kamu ini murid cerewet, ya jawab saja e.
Tapi Pak, kalau jawabannya cuma sampai d, lalu bagaimana?
Dasar kamu cerewet, tidak mungkin tidak ada jawaban e, itu sudah diatur bahwa suatu soal jawabannya kalau tidak a, b, c, d, ya e.
Maaf Pak, apakah saya boleh bertanya? Saya punya masalah di rumah, ibu saya tidak bekerja, ayah penghasilan pas-pasan anak empat, saya harus bersekolah agar pandai, permasalahan begini dan begitu ini tidak saya hadapi dalam hidup sehari-hari, setelah ujian ini, apakah Bapak masih menjadi guru saya, agar saya mampu mencari pekerjaan?
Saya ini guru di sekolah di sekolah di rumah urusan lain yang saya ajarkan ini di sekolah di sekolah bukan di rumah
di rumah urusannya lain lain
apalagi di jalan raya atau di televisi itu bukan urusan sekolahan ngerti? ngerti kamu?
Ayo anak-anak, kita hafalkan jawabannya supaya Bapak mendapat pujian dari kepala sekolah.
Februari 2009 |