Halaman Depan

Website Puisi‎ > ‎Puisi Pembangunan‎ > ‎

Sekolah

Anak-anak,
kalau pertanyaannya begini, jawabannya a
kalau pertanyaan begitu, jawabannya b
kalau begini begitu, jawab saja c
itulah rumusnya supaya kamu lulus ujian.

Maaf Pak,
kalau pertanyaannya tidak begini dan tidak begitu?

Gampang saja,
jawabannya d.

Maaf lagi Pak,
kalau pertanyaannya begini dan tidak begitu?

Kamu ini murid cerewet,
ya jawab saja e.

Tapi Pak,
kalau jawabannya cuma sampai d, lalu bagaimana?

Dasar kamu cerewet,
tidak mungkin tidak ada jawaban e,
itu sudah diatur
bahwa suatu soal
jawabannya kalau tidak a, b, c, d, ya e.

Maaf Pak, apakah saya boleh bertanya?
Saya punya masalah di rumah,
ibu saya tidak bekerja, ayah penghasilan pas-pasan
anak empat, saya harus bersekolah agar pandai,
permasalahan begini dan begitu ini tidak saya hadapi
dalam hidup sehari-hari,
setelah ujian ini, apakah Bapak masih menjadi guru saya,
agar saya mampu mencari pekerjaan?

Saya ini guru di sekolah
di sekolah
di rumah urusan lain
yang saya ajarkan ini
di sekolah
di sekolah
bukan di rumah

di rumah urusannya lain
lain

apalagi di jalan raya atau di televisi
itu bukan urusan sekolahan
ngerti?
ngerti kamu?

Ayo anak-anak,
kita hafalkan jawabannya
supaya Bapak mendapat pujian dari
kepala sekolah.

Februari 2009