|
Orang ingin pulang ke rumah Katanya pulang ke desa Dari kota pula. Ini aku dengan sepeda motorku Berhasilku hidup di kota Ini aku menyewa mobil tetanggaku Seolah berhasil di sana Ini aku dengan mobil bosku Supaya ayah ibu bangga Ini aku dengan mobil kreditku Agar dikira berhasil di kota Tapi ada pula berjejalan Dalam lubang lokomotif kereta Ada pula di atasnya Lalu, semua bis berjendela terbuka Memuat puluhan nyawa di dalamnya Aku pulang Aku pulang Ah, ada yang meregang nyawa di jalan raya Merintih tangis suka menjelma duka. Aku pulang Aku pulang Sorak sorai orang di jalan raya Lupa sudah panas terik kota Jabat tangan handai taulan Obati kengen dalam dada, Ada yang bersujud Ini hari raya! Tapi ada pula yang anggap ritual saja, Sambil berbisik, “Ikutlah aku ke kota” (Dari Jakarta ke Solo dalam 21 Jam, Mudik 2008) |