Halaman Depan

Website Puisi‎ > ‎Puisi Pembangunan‎ > ‎

Mudik

Orang ingin pulang ke rumah
Katanya pulang ke desa
Dari kota pula.

Ini aku dengan sepeda motorku
Berhasilku hidup di kota
Ini aku menyewa mobil tetanggaku
Seolah berhasil di sana
Ini aku dengan mobil bosku
Supaya ayah ibu bangga
Ini aku dengan mobil kreditku
Agar dikira berhasil di kota

Tapi ada pula berjejalan
Dalam lubang lokomotif kereta
Ada pula di atasnya
Lalu, semua bis berjendela terbuka
Memuat puluhan nyawa di dalamnya

Aku pulang
Aku pulang

Ah, ada yang meregang nyawa di jalan raya
Merintih tangis suka menjelma duka.

Aku pulang
Aku pulang

Sorak sorai orang di jalan raya
Lupa sudah panas terik kota

Jabat tangan handai taulan
Obati kengen dalam dada,

Ada yang bersujud
Ini hari raya!
Tapi ada pula yang anggap ritual saja,
Sambil berbisik,
“Ikutlah aku ke kota”

(Dari Jakarta ke Solo dalam 21 Jam, Mudik 2008)