Halaman Depan

Keluarga

Website Puisi‎ > ‎Puisi Keluarga‎ > ‎

Hidup Ini Sederhana

Ibu,
Sejak di kandunganmu
Kau bawaku ke mana pergimu
Itulah mengapa surgaku di telapak kakimu
Hidup ini bagimu sederhana saja
Demi aku lahir ke dunia

Ayah,
Sejak kecilku
Kau kerja dengan kuat lenganmu
Itulah mengapa surgaku di telapak tanganmu
Hidup ini bagimu sederhana saja
Demi aku hidup di dunia

Sejak kutatap dunia
Kulihat kalian berdua
Tersenyum dan tertawa
Meski kencingku di mana-mana

Lalu orang-orang tak kukenal
Tertawa, tersenyum, dan bertingkah lucu
Melihatku, memeras pipiku, menciumi wajahku

Hidup ini bagiku sederhana saja
Tertawa untuk mereka

Ibu,
Sejak kau katakan berjalanlah
Aku melangkah tanpa ragu
Sebabnya sederhana saja: engkau berkata begitu

Ayah,
Sejak kau katakan beranilah
Aku berani berkelahi
Sebabnya sederhana saja: ada engkau di sisi

Hidup ini untuk siapa
Engkau bilang sederhana saja
Untuk aku yang kau cinta

Aku menangis di usia muda
Pacar pergi tinggalkan luka
Engkau bilang sederhana saja
Cari saja yang lainnya
Aku beranjak dewasa
Khawatirku meraja
Uang banyak aku tak punya
Engkau bilang sederhana saja
Pulang saja ke desa
Makan nasi sayur apa adanya

Aku menjadi semakin tua
Khawatirku makin menjadi
Jabatan tinggi tak terbeli
Engkau bilang sederhana saja
Jadi saja gembala sapi
Bermain seruling di tepi kali
Menikmati senja dan fajar hari

Kelak aku akan menjadi renta
Khawatirku akan semua
Bagaimana anakku bisa membaca
Bagaimana bila anakku bercinta
Engkau bilang sederhana saja
Tersenyum dan berdoa
Sebab toh kamu tak mampu berbuat apa

Sebab
Takut itu berarti kamu tak punya cinta
Sebab
Jika kamu cinta takut akan sirna

Itulah mengapa orang rela
Mematikan dirinya demi cinta

Sebab
Hidup ini sederhana saja
Untuk yang aku cinta.