|
Nyalakanlah api asmaramu
Letakkanlah panci hidupmu tepat di atasnya Biarlah air cintamu merasakan panasnya Tunggulah hingga cintamu itu mendidih Siap untuk menerima mi cintanya Setelah itu, barulah masukkan bumbu-bumbu Pedasnya kata-kata dan asinnya perasaan hati Akan melezatkan mi cintamu Tanpa itu, mi cintamu hanya hambar saja Setelah matang barulah kau siap memakannya Tapi jangan buru-buru Kau harus menghidangkannya dengan hiasan Letakkan daun selederi harapan dan telor doa Di atas mangkuk kehidupan Pandanglah mi cintamu dan syukurilah Setelah tidak panas lagi, barulah kau boleh menikmatinya Sebab jika masih panas, dia akan melukaimu setelah kau telan Tapi jika terlalu dingin, segala rasanya akan sirna Pedas manis asinnya mi cintamu Akan menghangatkan tubuhmu Resep mi cinta ini hanya untuk mereka yang tahu Menghargai pentingnya masakan kehidupan. Februari 2009 |