|
Aku menunggumu di pintu perasaan Melihatmu dari kejauhan mataku Di hatiku aku berbicara mengenai tingkahmu Yang semuanya itu membangkitkan Dekatnya dirimu dalam hatiku Aku menatap pandang dirimu jauh di sana Mengharapkan tatapan hati tertuju padaku Ketika engkau berbicara dengannya Di bawah sebuah pohon bernama persahabatan Jauhnya diriku dari jarak perasaanmu Ketika angin menerpaku kutitipkan saja Perasaan hatiku kepadamu tentang pahitnya Perasaan terpendam yang kututupkan saja Tetapi hari ini aku melihat Terpaan angin yang pernah melewatiku itu Kembali kepadaku dengan kedahsyatan Sehingga pohon bernama persahabatan tumbang Dan engkau berlari daripadanya Berlarilah kepadaku hingga kau di hadapanku Sebab Dalam tatap mata kutitipkan cinta Aku menanti dipinggiran hatiku kini Semoga di akhir hari nanti Kau sadar bahwa hati kita memang ditetapkan Untuk saling mencinta. 2009 |