|
Dar-der-dor teror Mati kamu ditembak peneror Hilang kamu karena teror Bum-bum-jleger Ada bom teroris di hotel Ada pula di tempat-tempat encer Di sini teror di sana teror Di mana-mana teror Jadi biasa, biar dibom tetap aja molor Kalau aku takut pada teror Menang juga peneror Kalau aku tak peduli padanya Percumalah saja usahanya Dhut-dhut-dhut Wah yang ini bom kentut Menghabisi hidungku Hilang pula lahap makanku Ruuum-ruuum-rumm Yang ini bukan bom Tapi suara motor Bikin copot jantungku Anjing-sialan-setan Yang ini adalah bom Dari mulut sopir sialan Yang memecah gendang telingaku Dan telah membunuh nuraniku. Jakarta, Agustus 2009 |