Halaman Depan

Website Puisi

Secangkir kopi korupsi

Secangkir kopi korupsi

Kuracik sendiri

Kuseduh pagi ini

Sekedar untuk hilangkan nurani

 

Agar uang diseberang lautan tampak,

hukum di pelupuk mata suap saja

 

Ah, mengapa pula anak-anakku

Pagi ini iseng mencicipi

kafein di dalamnya

padahal mereka seharusnya

minum susu dari mamanya

 

Jakarta, November 2011

http://www.kompasiana.com/sigit_s

 
 
 
Mengunduh Gratis Antologi Puisi "GOMBAL WARNING"
  

 
 

Aku berharap engkau suka kawan! Apa yang kutulis adalah isi hati.

 
Semua puisi di site ini sesungguhnya dapat engkau temukan di www.sigitspot.blogspot.com bercampur dengan semua esai dan corat-coret lainnya.
 
 
Terima kasih telah berkenan mengunjungi situs ini, saya sangat menghargainya.
 
Salam hormat,
SIGIT SETYAWAN
 
 
Isi komentar di buku tamu
 

Sign in  |  Recent Site Activity  |  Terms  |  Report Abuse  |  Print page  |  Powered by Google Sites